Manusia TV

Seorang kenalan saya (maksudnya, saya kenal dia tapi saya tidak tahu apakah dia mau mengaku kenal saya atau tidak) yang katanya pakar ilmu sosial pernah berkata bahwa sedikit banyak budaya suatu bangsa direpresentasikan pada program tivi mereka... :-B
Saya tidak mengerti benar tidaknya perkataan dia. Mungkin Nenek Ratu Negeri Neri bisa berkomentar soal isi perutnya tivi ini. Kalo saya sih lebih memilih ngeceng di layarnya sajah. Tetapi, kalau benar stasiun-stasiun tivi menerapkan teori kenalan saya itu maka secara umum gambaran orang Indonesia adalah sadis (berita kriminal), penggosip (entertainment), percaya tahyul (acara ngejar-ngejar setan), omdo alias omong doang (talkshow), doyan debat kusir (talkshow lagi), seneng mimpi (sinetron). Ada lagi?
Belum lagi kalau melihat iklan di tivi. Orang Indonesia rasanya jadi heavy smoker semua...
Eits! Sebentar. /:) Saya kok merasa bukan orang Indonesia kalau begitu? *mikir* Kalian begimana?

Coba saya tengok program-program tivi di Jepun. Kalau menerapkan teori di atas tadi, seperti apa sih orang Jepun itu bila program tivi mereka isinya seperti berikut...
1) Makan-makan.
Iya, ada banyak channel tivi (Bukan cable! Saya gak mampu mengabel.) tapi hampir semua programnya pasti ada acara icip-icip, makan-makan, keliling restoran-restoran, nyoba makanan ini itu. Tiap hari, tiap jam, hanya beda channel aja.
2) Jalan-jalan.
Program bepergian juga banyak. Baik ke luar negeri maupun dalam negeri.
3) Makan-makan sekaligus Jalan-jalan.
Dobel ini. Mereka jalan-jalan sekaligus icip-icip makanannya.
4) Berita.
Ada dua jenis:
a> Berita beneran model siaran berita TVRI jadul. Tiap jam ada walopun ada yang singkat sekali waktunya. Penyiarnya biasanya hanya satu. Gak perlu nongkrongin semua program berita disini. Pilih acak satu stasiun, simak beritanya, cukup. Walo ada banyak channel, isi beritanya, sudut pengambilan gambar, bahasannya sama sajah :D.
b> Berita dibahas rame-rame. Sama-sama siaran berita, tapi disini ada yang jadi host dan ada beberapa orang tamu sebagai komentator si host tadi. Berita model begini ngabisin waktu. Lamaaaa benerrr. Bisa lebih dari sejam! Si host nyodorin satu berita, dibahas rame-rame. Terus begitu sampai semua berita selesai ditayangkan. Bayangkan kalau semua stasiun tivi menayangkan berita yang sama, dibahas berulang-ulang (try a week!), dikomentari pula!
5) Variety Show campur Talk Show. *keblinger*
Isi bahasannya macem-macem, tapi jarang ada yang serius (bagaimana mendapatkan seorang pacar, misalnya). Jelas ada hostnya, tapi yang bikin 'lucu' justru bintang tamunya. Bintang tamunya itu rame bener. Bisa lebih dari 5 orang diatas 'panggung'. DAN, walopun tiap channel punya shownya sendiri-sendiri, bintang tamunya hampir sama semua. Dia lagi dia lagi. Kalo di Show 1 si A jadi tamu, maka di Show 2 dia bisa jadi host. Dewi Soekarno juga jadi tamu tetap show beginian... Oh ya, acara begini juga bisa makan waktu berjam-jam. *hih, betah banget?!*
6) Apa lagi ya?
........................
Kayaknya itu aja isinya...(:
-Isi program sama
-Bintang tamu sama
-Waktu acaranya lama
I-I-I-

Mau tau mayoritas iklan-iklannya?
1) Produk makanan
2) Bir
3) Produk jasa asuransi

Nah, para hadirin sekalian, kesimpulan anda, bagaimana sih karakter orang Jepun itu bila menilik dari program tivi dan iklannya? :D

warning: tulisan model begini yang keluar kalo kebanyakan nongkrongin tipi...

5 comments:

    ya, orang2 jepang berarti suka makan, jalan, dan suka nonton berita :D bukan begitu bukan? ;p

    di amrik saluran bisa 1000 lebih sendiri. dari mulai berita, hiburan, gosip, musik, kelahi, seks, gontok2an, film-film bermutu, sampai yang nggak mutu, kehidupan alam (all about nature), makan dan cara masaknya, kesehatan, perjalanan, anak2 muda yang ignorant (gue bete banget ngeliatnya huhhhh, dan begonya lagi gue tetep aja ngeliat :D), serial tv yang ecek-ecek, yang re-run, yang lomba2an cantik buat jadi model, travelling,kartun, apalagi ya? banyak bener pokoknya.

    dari 1000an itu, yang paling sering gw tonton ya cuma seiprit. orang amrik jadinya seperti apa tuh kalo gitu?

    Wah ... klo diliat dari acara tvnya kayanya orang jepang udah mapan banget. Yang dipikirin mah gmn caranya bersenang-senang dan mempertahankan kemapanan itu ... heheheh, makanya banyak iklan kemapanan (asuransi, bir, etc) yg berseliweran di layar kaca.

    Klo orang Indonesia mah masi butuh banyak mimpi (sinetron) dan ditakut-takuti (hantu2an tea) hehhehe ... tapi serial tv importnya jauh lebih 'advance' di banding di Bld. Di Bld serial tvnya rata-rata rerun semua, hanya beberapa yang tergolong baru ... itupun episode-nya jg lebih ketinggalan dibanding di Indo. Makanya nonton film di bioskop adalah satu-satunya cara utk dapat 'pencerahan' film baru.

    Jadi kesimpulannya, orang Belanda boleh jadi lebih telat dalam hal trend serial tv ... hihihihi

    soal acara udah dijelasin AAQQ kali ya..

    iklan apa ya yg paling sering di Indo.. kayaknya bangsanya susu dan suplemen yang bisa bikin anak jadi pinter gitu. trus di atas jam 9.30pm mah udah pasti: ROKOK ;)

    TV bisa dijadiin rumpon juga nggak ya? hmmmm ...

    emang acara tipi sekarang gemana seh? *baru nyadar ga punya tipi:(*..
    maklum anak kost biasanya nyampe rumah langsung tidur:D.. tapi daripada nonton tipi mendingan "nonton" google deh lebih informatip iya ga iya ga?

Blogger Templates by Blog Forum